Pulsar 2009 Edition

The New Bajaj Pulsar 150 DTS-i dan Pulsar 180 DTS-i UG4 (Up Grade 4)

Pulsar 2009 Edition
Pulsar 2009 Edition
Bajaj Pulsar 180 DTS-i UG4 Plasma Blue
Bajaj Pulsar 180 DTS-i UG4 Plasma Blue
Bajaj Pulsar 180 DTS-i UG4 Cocktail Wine Red
Bajaj Pulsar 180 DTS-i UG4 Cocktail Wine Red

Bajaj Pulsar 150 DTS-i dan Pulsar 180 DTS-i UG4 (Up Grade 4)

Setelah banyak kabar yang simpang siur baik itu di dunia maya (forum, portal, blog) ataupun didunia nyata (dealer, sales, komunitas/ club). Ternyata gossip yang berhembuskan mengenai Pulsar 180 versi baru memang benar. Perubahan-perubahan tidak hanya disisi visual saja tapi disisi engine-nya juga mengalami perubahan.

Secara keseluruhan lineup Pulsar ditahun 2009 ini mengalami facelift (kecuali P200 karna sudah discontinue sejak Juli 2009 dan P220 yang masih dalam tahap pengembangan untuk upgrade-nya), dimana kebanyakan mengadopsi dari P200. Untuk tangki semua varian Pulsar sudah menggunakan Tank Flaps dan emblem serta logo Bajaj Pulsar sudah dalam bentuk chromed 3D emboss. Front fork dan shock breaker belakang juga memakai punya P200. Untuk panel indikator sendiri berganti background dari yang tadinya hitam total menjadi carbon look.

Berikut akan dibahas perubahan-perubahan yang lebih mendetail untuk P150 dan P180 UG4 2009 Edition.

New Bajaj Pulsar 150cc (2009)

Di India sendiri untuk line up Pulsar sudah dikeluarkan yang versi 150cc (bukan XCD) sejak tahun 2001, namun baru tahun 2006 P150 mengambil bentuk seperti P 180. Versi ini dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan pasar yang menginginkan motor yang lebih irit namun memiliki tampilan yang lebih gagah dan macho. Maka P150 pun diluncurkan, tidak terlalu berbeda jauh dari versi  180 & 200, semua line up Bajaj Pulsar (versi 2009) sekarang sudah menggunakan tank flaps dan menggunakan logo serta emblem  Bajaj Pulsar yang di chrome & timbul (3D emboss). Sedangkan untuk sistem kelistrikannya sendiri sudah menganut DC (Direct Current). Selain itu semuanya masih relative sama, jadi ibaratnya Pulsar 180 DTS-i cuman diganti tangki bensin sama kapasitas mesinnya diturunin jadi 150cc  jadi deh Bajaj Pulsar 150 DTS-i.

Tank flaps pada tangki New P150
Tank flaps pada tangki New P150
Logo & emblem 3D emboss pada New P150
Logo & emblem 3D emboss pada New P150
Sricker 150 DTS-i pada buntut samping New P150 DTS-i
Sticker 150 DTS-i pada buntut samping New P150 DTS-i
Tampak samping New P150 edisi 2009 (UG4)
Tampak samping New P150 edisi 2009 (UG4)
Tampak samping P150 edisi 2008 (UG3)
Tampak samping P150 edisi 2008 (UG3)

Bajaj Pulsar 180 DTS-i UG4

Sedangkan untuk P180 versi 2009 ini, perubahan yang tampak lumayan banyak. Mulai dari depan, stang sudah menggunakan stang jepit seperti pada P220, kemudian tangki sama kaya P150 sudah mengadopsi dari adiknya P200 dengan tank flaps dan logo 3D chrome. Kemudian mundur ke jok, yang tadinya jok pada P180 menjadi satu antara rider dan boncenger sekarang jok sudah tingkat 2 alias jok terpisah sama persis kaya P200. Handle bar blakang juga sudah mengadopsi milik P200. Tutup rantai juga sudah memakai punya P200.

Penggunaan stang jepit dan perubahan pada background panel indicator
Penggunaan stang jepit dan perubahan pada background panel indicator
Stang & panel indikator pada P180 model lawas
Stang & panel indikator pada P180 model lawas
Penggunaan jok tingkat dan Handle Grip tanduk P180 UG4
Penggunaan jok tingkat dan Handle Grip tanduk P180 UG4
Bentuk jok pada P180 UG3
Bentuk jok pada P180 UG3

Turun kebawah untuk kaki-kaki, P180 UG4 lagi-lagi sudah mengadopsi kaki-kaki milik P200 (kecuali front fork yang mengadopsi milik P220), swing arm oval, penggunaan ban yang lebih besar, shock depan & belakang hingga footstep depan & belakang juga sudah memakai parts P200 (penggantian gear pakai system congkel). Kick starter pun sudah digusur, hingga tampilannya benar2 mirip dengan P200 yang sudah banyak beredar ditanah air.

Front fork & disk brake P200 pada P180 UG4
Front fork & disk brake P220 pada P180 UG4
Shock P200 pada P180 UG4
Shock P200 pada P180 UG4
Penggunaan swing arm P200 pada P180 UG4
Penggunaan swing arm oval P200 pada P180 UG4 
Penggunaan ban tubeless tapak lebar pada P180 UG4
Penggunaan ban tubeless tapak lebar pada P180 UG4

Mungkin beberapa hal yang masih tampak sama dengan model terdahulunya hanyalah sticker pada bagian buntut kanan dan kiri serta knalpot yang masih berwarna hitam. Walaupun masih menggunakan knalpot yang lama, namun sudut kemiringan knalpot sudah dirubah sehingga terlihat lebih sporty.

Satu-satunya identitas P180 UG4 setelah mengalami perombakan total (*selain knalpot)
Satu-satunya identitas P180 UG4 setelah mengalami perombakan total (*selain knalpot)
The New P180 DTS-i UG4
Knalpot P180 UG4 dengan sudut yang sedikit berubah

Untuk starter P180 sudah menggunakan full elektrik dan tidak lagi menggunakan kick starter. Padahal dengan absennya kick starter pada P200 menjadi salah satu alasan kenapa P200 kurang laku dipasaran. Entah kenapa pihak Bajaj India mengambil langkah ini, mungkin karena melihat dari kasus P220 dimana walaupun motor tidak pernah dinyalakan selama berminggu-minggu namun ketika dinyalakan motor tidak mengalami kesulitan ketika distarter. Oh iya ada satu lagi perubahan yang cukup mengganggu, yaitu klakson pada Pulsar yang suaranya diperkecil.

Tampilan baru engine P180 UG4
Tampilan baru engine P180 UG4 klimis tanpa kick starter
Klakson P180 UG4 yang lebih kecil dari pendahulunya
Klakson P180 UG4 yang lebih kecil dari pendahulunya

Dari hasil penambahan “aksesoris” diatas, otomatis bobot si New P180 ini pun naik 4Kg. Tapi jangan takut, walaupun bobot bertambah 4Kg, pihak Bajaj India sudah menambahkan power pada mesin P180 UG4, yang dulunya hanya 14.9PS (Pferdestärke/ Horse Power) pada engine versi 2009 ini terjadi peningkatan tenaga menjadi 17PS. Untuk kelistrikan sendiri, P180 sudah menganut system DC sama seperti P150.

Tampak samping P180 UG4
Tampak samping P180 UG4
Tampak samping P180 UG3
Tampak samping P180 UG3

Sumber :
http://www.jamespot.com/a/138125-Review-of-Bajaj-Pulsar-DTSi-UG-IV-IndianBikers-co-cc.html
http://www.motorbeam.com/bikes/bajaj-pulsar-bikes/2009-bajaj-pulsar-180-ug-iv-review/
http://www.motorbeam.com/bikes/bajaj-pulsar-bikes/2009-bajaj-pulsar-150-180-upgrade-pictures/
http://carandbikeblog.com/2009/05/04/2009-bajaj-pulsar-ug4-pictures-images/
http://bikeadvice.in/bajaj-pulsar-150cc-dts-i-review/
http://www.vicky.in/straightfrmtheheart/2009-bajaj-pulsar-150cc-pictures/
http://en.wikipedia.org/wiki/Bajaj_Pulsar
http://pagefortroy.blogspot.com/2009/05/2009-pulsar-180-and-pulsar-150-first.html
http://comfort-bike.blogspot.com/2009/07/bajaj-pulsar-150cc-dtsi-feel-difference.html
http://bikeadvice.in/bajaj-pulsar-220cc-dtsi-review/
http://www.prides-online.com/viewtopic.php?f=10&t=1982&sid=ca77d1e88dbd64d4bddc316cb1f6bfdb

15 thoughts on “The New Bajaj Pulsar 150 DTS-i dan Pulsar 180 DTS-i UG4 (Up Grade 4)

  1. No PERTAMAX gan!!!

    Btw ini tulisan perdana ane, jadi maap2 ya klo ada yang salah.
    Mohon dikoreksi aja klo ada data yang dianggap ngga akurat atau dianggap CoPas.

    Salam Brotherhood,

    Chazzy13

    Like

    1. Wah…thank you bro taufik, jadi ngga enak niy ada blogger senior ;p
      Btw ane juga doyan mampir2 ke blog nya bro taufik loh…keren punya!🙂
      Artikel2nya aptudet banget, mohon kritik & sarannya biar blog ane
      bisa serame TMC…sukses trus bro!

      Like

  2. bos, secara mesin, keliatan sekali terjadi perubahan significant dari Bajaj.. Tetapi orang awam seperti saya, kayaknya pasti mikir tujuh keliling lagi buat ambil pulsar ini.. feel safety sangat diperlukan oleh rider-rider awam seperti kita ini..

    Pada awalnya, saya sagat tertarik ke P200, tetapi ragu-ragu ambil saat itu, karena kick stater nya tidak ada, dan hanya mengandalkan electric yg menurut pemikiran saya, sangat beresiko dalam waktu lama.. toh motor kan kita pakai tidak se hari dua hari, tapi tahunan.. sukur2 bisa spt honda c70 yg masih jalan walau sudah 30th gitu bro..

    kick stater di P180 baru juga sudah digusur. Hal ini merupakan kesalahan fatal dari Bajaj.. terkesan over confidence dan tidak memperhatikan saran dari rider yang tadinya sudah berminat membeli motor ini.

    Mungkin alternatif lain yg murah meriah aja.. minerva t200r atau yg mahal sekalian Tiger 200. sukanya sih tiger yg model sebelum lampu ceper. tp adanya sekarang hanya yg lampu belekan sebelah itu aja.. nasiiib nasiib..

    Like

    1. Sebelumnya thanks banget bro Rottrix untuk comment nya.

      Kalau untuk safety menurut saya Pulsar sudah termasuk bagus, lampu blakang udah LED, lampu sein nya bisa mati sendiri, dan klaksonnya “lumayan” kenceng, jadi dijamin bakal safe buat ridernya. Mungkin yang agak2 diragukan ya cengkraman ban-nya yang terkenal suka goyang India klo dipake pas kondisi basah.

      Trus klo dilihat dari sisi value for money nya juga, motor ini worthed banget menurut saya. Dengan teknologi yang berlimpah harganya cuman 18jt untuk P180 dan 20jt-an untuk P200, fuel efficiency nya patut diacungin jempol, dan kapasitas tangki yang bisa sampe 18 liter, bikin kita ga perlu sering2 bolak balik ke SPBU.

      Dulu waktu milih2 motor saya juga sempet naksir ma Tiger, Vixion, Thunder. Cuman entah knapa pas mampir ke show room nya Bajaj, ane langsung jatuh hati ma Pulsar (walaupun sempet bete berat gara2 2 bulan kemudian P200 nongol di showroom).

      Cuman mungkin bro Rottrix Januari 2010 nanti bisa icip2 P220 yang gosipnya bakal mulai dijual di Indonesia. Karena ane yakin tuh motor bakalan enak banget dipakenya, secara dari P180 ke P200 “feel” nya dah kerasa banget bedanya.

      Klo untuk starter emang banyak siy yang ngeraguin, cuman sejauh ini ga terlalu banyak tuh yang komplain di milist. Saya juga selalu make electric starter, jarang banget make kick starter.

      Gitu aja kali bro sharing dari saya.

      Like

  3. ga masalah kok ga pake kick stater, soalnya ane dah 2 taon pake yg 200 ga pernah bermasalah tuh staternya, kalo tegangan aki kurang kan ada indikatornya di speedometer, ya solusinya sering2 cek aki……

    Like

    1. Gosipnya siy gitu bro, ane juga dapet kabar dari orang BAI & Showroom Bajaj katanya P220 bakalan kluar di kuater awal (Januari-Maret). Ane juga udah ga sabar pengen nyemplak P220, ntar ane kasi liputannya deh klo udah nongol di showroom.

      Tengkyu dah mampir bro🙂

      Like

  4. Wah beneran y Bro Ni ban India suka Goyang2??

    Wah, dulu pernah jatuh 3 kali pake ni Bajaj, dua kalinya gwa jatoh (yang Atu Gara2 Solar Truk. .Sialan) ngerem pake roda belakang sampe mentok, . .eh2 ban belakang negepot2 minta ampun sampe kpleset, padahal gwa ngeremnya ga tiba2 bgt

    EEhhm Perlu ganti ban ni Kayanya

    Like

    1. Iya bro, itu dah salah satu penyakit bawaan nya pulsar, apalagi yang kluaran awal 2007, kembangan ban depan nya kebalik jadi klo ngebut stang nya suka godek.

      Ban motor ane juga klo belok nya agak rebah dikit langsung ban blakangnya glosor, mendadak tuh motor goyang india, bikin jantung deg-degan…huahahaaa
      *sport jantung parah (x_X)’

      Tapi kmaren dah ganti make IRC 120-70/17 langsung mantab klo dibawa ngebut & rebah, tapi blum sempet ngetes ngebut pas hujan, abisan dari kmaren ga hujan2x.

      Like

      1. Yaah bener banget, ban depan juga suka gedeg2 kaya orang Koplo kl agk ngebut, dan kentara banget kl cm dpegang ma satu tangan

        Btw Bro pny ref bwt ganti velg+ban yang agak lebar dan tidak mengganggu performa??

        Btw Thanks, Sukses bwt Blognyaa

        Like

        1. Thank you bro…

          Klo untuk velg + ban, merk Power udah ngluarin khusus buat Pulsar, katanya siy di Jl.Kebon Jeruk V banyak, harga berkisar 1,6 jt-an dah paket velg + ban swallow depan blakang.

          Tapi klo merk Power udah banyak di forum2 & milis yang bilang klo kekuatannya diragukan, ada yang retak sampe pecah velg nya gara2 nge-hajar lubang. Klo mo yang pasti kualitasnya ya pake limbah bro, tapi nabungnya kudu banyakan…hueheheeee (x_X)’

          Trus klo soal performa tergantung bengkel yang ngerjain, klo lagi apes dan yg ngerjain bengkel nya ga bener, ya trouble mulu urusan kaki2, yang speleng lah atau gak center.

          Bisa coba nanya2 ke MJ Motor di daerah arteri Pondok Indah atau Bbike di daerah Buncit, sama satu lagi di daerah Jl. Panjang/ Permata Hijau, ane lupa bengkelnya, “Juki” klo ga salah nama bengkelnya.

          Like

    1. Kayanya sih gara2 belum dianggap perlu untuk memakai rear disk brake, karena dari sisi kapasitas mesin & penggunaannya sendiri yang lebih diutamakan didalam kota, jadinya rem tromol sudah dianggap mumpuni dibandingkan penggunaan rem cakram, lagi pula hal ini bisa menekan cost production yang buntut2nya bikin harga jual Pulsar tetap terjangkau.

      Sedikit masukan yang ane dapet dari salah satu petinggi pabrikan motor Jepang, penggunaan rem cakram di Indonesia dianggap belum wajib ada disemua motor karena berdasarkan hasil research pengguna motor di Indonesia, kebanyakan kampas rem yang habis justru kampas rem bagian depan dibandingkan kampas rem belakang, jadi kebanyakan pengendara motor lebih mengandalkan rem depan dibandingkan rem belakang, itulah sebabnya mengapa produsen motor lebih mengutamakan pemasangan front disk brake dibandingkan rear disk brake, karena percuma juga mengeluarkan cost production extra untuk sesuatu yang tidak terlalu urgent/ tidak digunakan secara maksimal, buntut2nya yang ada harga motor jadi mahal trus yang beli sedikit. Begitu bro ceritanya…CMIIW

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s